• 0812 267 888 13 / WA : 0812 87 969 636
  • airapro17@gmail.com

Inilah Rahasia Pembuatan Tali Lanyard, Aksesoris Utama ID Card

Inilah Rahasia Pembuatan Tali Lanyard, Aksesoris Utama ID Card

Tali lanyard yang tak lain adalah sebuah aksesoris pelengkap bagi ID Card tergolong sangat akrab dengan kehidupan kita sehari – hari. Apalagi jika kamu adalah seorang pekerja kantoran. Dapat dipastikan kamu memilikinya.

Namun walaupun benda ini sudah begitu kita kenal, kebanyakan kita hanya sebatas mengetahui untuk apa fungsingnya dan seperti apa wujudnya.

Fungsinya, ya untuk menggantung kartu pengenal. Sedangkan wujudnya ialah berupa tali melingkar yang di bagian ujung terdapat kait.

taliidcard

Terlepas dari itu, aksesoris pelengkap ini biasanya punya tampilan yang mencirikan identitas dari suatu perusahaan. Sehingga ketika dikenakan sebagai atribut kerja, seorang karyawan punya kebanggaan tersendiri karena bisa menunjukan dimana ia bekerja. Khususnya jika tempat ia bekerja adalah perusahaan bonafit.

Tampilan menarik dan unik ini pun bisa menyempurnakan gaya fashion dari si pengguna.

Ngomong – ngomong soal rupa dari tali tersebut, apakah anda sudah tahu bagaimana cara pembuatannya?

Kok bisa ya, tali yang tidak lebih lebar dari 2,5 centimeter ini tampak begitu elok dan khas?

Untuk mengetahuinya simak penjelasan dari Produksitaliidcard.com, tempat pembuatan tali lanyard terbaik- berikut ini.

 

Pembuatan Tali Lanyard

Untuk bisa menghasilkan tali gantungan ini ada sejumlah tahap utama yang lebih dulu harus dilalui, yakni:

  1. Proses desain.
  2. Proses cetak.

Dari poin tersebut kamu bisa melakasanakan proses pertama sendiri (jika punya keahlian) sedangkan tahap terakhir hanya bisa dikerjakan oleh sebuah percetakan. Supaya lebih jelas silahkan baca pemaparan kami ini hingga tuntas.

  1. Proses Desain

proses-desain

Pada tahapan desain ini, tampilan dari tali lanyard dibuat. Melalui sebuah desain lah ciri khas dari benda tersebut dihasilkan.

Sejumlah elemen visual ditata dan disatu-padukan menjadi sebuah karya grafis yang terlihat harmonis. Setelah desain selesai dibuat dan dinyatakan fix maka artinya sudah bisa diaplikasikan pada bahan tali melalui proses cetak.

Jika kamu adalah orang yang berkutat di dunia DKV maka otomatis kamu bisa menyelesaikan proses ini sendiri. Namun jika tidak, serahkan saja pekerjaan tersebut kepada seorang desainer grafis. Pihak percetakan pasti memilikinya.

Rahasia pembuatan desain yang sempurna oleh tenaga handal adalah sebagai berikut:

  • Mengumpulkan bahan desain.

Sebelum mulai membuat desain maka hal pertama yang dilakukan oleh seorang desainer grafis profesional adalah mengumpulkan bahan desain.

Bahan – bahan desain yang dibutuhkan disini meliputi; logo, warna yang cocok mewakili identitas (nilai visi – misi suatu perusahaan atau perkumpulan lainnya), dan gambar pendukung.

Untuk logo pasti sebelumnya sudah ada. Jika kamu masih menyimpan master file dari desainnya yang berjenis gambar vector (berekstensi .cdr / .ai / dan format gambar vector lainnya) maka akan lebih mempermudah proses desain.

Tak mengapa jika kamu hanya memiliki format gambar raster dari logo tersebut. Karena masih bisa ditracing atau digambar ulang.

Satu warna utama berdasarkan nilai semangat perusahaan penting untuk disiapkan. Jika warna desain sudah ditentukan sejak awal kamu sudah bisa membayangkan seperti apa kelihatannya ketika tali lanyard digunakan.

gambar-warna

Gambar pendukung menjadi perlu untuk disediakan terlebih dulu. Dengan demikian saat desain dikerjaan, sang desainer tidak menunggu sampai kamu mendapatkannya.

Namun, pada lanyard penggunaan gambar pendukung tidaklah muluk – muluk. Biasanya hanya berupa pattern atau motif – motif tertentu saja.

 

  • Membuat sketsa di atas kertas.

Para desainer profesional sangat gemar menuangkan idenya di atas kertas. Alasannya sebab melalui media tersebut mereka sangat leluasa dalam membuat coretan demi coretan dari desain yang ingin dibuat.

Beberapa konsep desain bisa tersimpan dengan cepat. Akan tetapi sifatnya hanyalah sketsa kasar.

sketsa-kasar

Kemudian sejumlah konsep tersebut dapat diberi penilaian. Akhirnya konsep yang dipandang paling baik lah yang dipilih untuk dibuat versi sempurnya.

 

  • Digitalisasi desain dan setting hingga siap cetak

Satu konsep desain pilihan tadi kemudian akan diproses lagi, yakni digitalisasi desain. Perangkat komupter saat ini sudah sangat mumpuni untuk digunakan membuat desain. Bahkan spek tertinggi dari komputer masa kini terlampau canggih jika sekedar untuk membuat desain lanyard.

Program aplikasi grafis berupa Corel Draw dan Adobe Ilustrator merupakan software handal yang kerap kali dimanfaatkan para desainer profesional.

software-keren

Tahap digitalisai desain dilakukan dengan menjiplak sketsa yang sudah digambar pada kertas. Sekaligus pemberian warna berbasis CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black). Basis warna ini adalah standar percetakan sebab semua mesin printing menggunakannya.

Tak berhenti sampai disitu pada lembar kerja software yang digunakan, desain digital tadi perlu dilayout dengan setting tertentu. Tujuannya untuk mensingkronkan posisinya pada media cetak yaitu bahan tali polos.

Itu dia penjelasan tentang proses desain. Mari kita berlanjut ke proses selanjutnya.

 

  1. Proses Cetak

Mengenai proses cetak maka kami akan menjelaskan mengenai 2 metode printing yang diterapkan pada pebuatan tali lanyard.

proses-cetak

Adapun metode – metode tersebut, yaitu:

  • Digital printing.

Yang pertama adalah digital printing. Metode ini mengandalkan perlatan cetak modern. Pada prosesnya desain akan lebih dulu dicetak pada kertas khusus dengan tinta khusus. Hasil cetak tersebut akan dipakai untuk mentransfer desain ke bahan tali polos yang berwarna dasar putih.

Tahap transfer dari kertas ke bahan ini menggunakan mesin press. Diatur pada suhu tertentu, panas dari mesin ini  dapat menyalurkan tinta pada kertas ke permukaan hingga ke dalam bahan tali secara presisi.

Jadi pada metode digital printing sebetulnya terdapat dua alat utama, yakni printer untuk mencetak desain pada permukaan kertas dan mesin press untuk memindahkan hasil cetak.

Ukuran dari kedua mesin tersebut cukup besar. Jadi jangan bayangkan printer yang dipakai disini wujudnya sama seperti printer di kantor – kantor.

Pada pembuatan tali mesin cetaknya disebut dengan mesin plotter sedangkan mesin pressnya berjenis roll.

printer-plotter

printer plotter

 

mesin-press-roll

mesin press roll

Karena dicetak menggunakan mesin maka dengan cara cetak ini kamu bisa mendapatkan tampilan tali full color.

Metode digital printing adalah rahasia dibalik keberadaan lanyard yang tampak bagus dan lebih memikat mata

  • Sablon manual.

Metode kedua adalah dengan cara sablon manual. Kamu pasti sudah familiar dengan teknik sablon, kan?

Cara untuk menjadikan bahan kain menjadi bergambar ini masih banyak peminatnya hingga sekarang. Dikerjakan secara manual tenaga manusialah yang memproses desain tali ke bahan.

Di langkah awal desain yang telah kita simpan di dalam komputer akan dicetak pada kertas kalkir. Kemudian desain pada kertas ini akan dipakai untuk membuat film pada screen. Beberapa larutan khusus dimanfaatkan disini supaya bisa mendapatkan film sablon manual secara sempurna.

Ukuran screen pada penyablonan tali tidak sebesar screen pada sablon kaos yang berukuran A4 hingga A3. Menyesuaikan dengan bentuk tali, bentuk screen pun dibuat memanjang.

sablon-tali-lanyard

Tidak seperti digital printing metode sablon manual tidak bisa menerapkan desain full color. Hanya bisa beberapa warna saja.

Namun sablon manual punya kelebihan dari segi daya tahan. Hasil yang diberikan sangat kuat dan awet. Tinta pada permukaan bahan tali pun merekat dengan sangat baik.

Baiklah itu dia yang bisa kami paparkan untuk anda. Kesimpulannya ternyata tampilan manarik dan unik dari tali lanyard dihasilkan dari proses desain yang dikerjakan secara profesional lalu dieksekusi dengan  proses cetak yang sesuai untuk desain tersebut.

Demikian penjelasan seputar pembuatan tali lanyard. Semoga ada wawasan baru yang bisa anda dapatkan.

superadmin

Leave a Comment